Saturday, December 1, 2012

Fisioterapis, apa bedanya dengan tukang pijat?

Selama ini, banyak yang mengira profesi seorang fisioterapis hanya sebagai
seorang tukang pijat. Ini tidak benar, karena apa yang dilakukan seorang fisioterapis sangat berbeda. Adanya proses assessment, diagnosa, dan penatalaksanaan fisioterapi di dalamnya, tentunya berbeda dengan yang dilakukan seorang tukang pijat biasa.
Fisioterapis adalah tenaga kesehatan profesional yang bertanggungjawab meningkatkan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional tubuh.
Yang dilakukan fisioterapi tergantung dari hasil assessment dan diagnosa, yang nantinya akan menentukan jenis pemilihan intervensi fisioterapi.
Jenis intervensi fisioterapi antara lain electrotherapy, diathermy, hydrotherapy, action therapy, massage, exercise, dan manipulation therapy. Bisa saja fisioterapis melakukan terapi massage, hanya saja semua tergantung pada indikasi tindakan dari diagnosa yang dihadapi. Tidak semua kasus penyakit bisa ditangani dengan terapi massage.
Kesalahpahaman mengenai fisioterapi dikarenakan fisioterapi belum banyak dikenal  dan dipahami masyarakat.Padahal banyak anggota masyarakat membutuhkan fisioterapi, mulai dari anak kecil hingga lansia. Banyak keluhan yang terjadi dalam diri mereka, terutama berkaitan dengan masalah kapasitas fisik dan kemampuan fungsional, dapat diatasi dengan fisioterapi.
Keterampilan yang dimiliki seorang tukang pijat dapat diperoleh dengan belajar dari buku, pelatihan atau kursus, otodidak (pengalaman), atau mendapatkan ilham. Masing-masing tentunya ada kekurangannya sendiri-sendiri. Sedangkan fisioterapi merupakan disiplin ilmu dari akademi kesehatan, sehingga pembelajaran ilmu yang didapatkan merupakan kajian teori ilmiah dan menggunakan pedekatan klinis.
Bagaimana menurut Anda?

No comments:

Post a Comment

Please Remember to Comment Here, Thank You