Showing posts with label pes planus. Show all posts
Showing posts with label pes planus. Show all posts

Monday, March 4, 2013

Flat feet / pes planus / Foot Flat

Pes Planus adalah suatu kondisi di mana lengkungan atau kura-kura kaki kaki turun sehingga menyentuh tanah. Pada beberapa individu, lengkungan ini tidak pernah berkembang saat mereka sedang tumbuh. Kaki datar adalah kondisi umum di masa awal pertumbuhan bayi. Pada bayi dan balita, lengkungan tidak berkembang sehingga kaki menjadi rata. Lengkungan baru berkembang di masa kanak-kanak hingga dewasa.

Pada anak-anak kaki datar sering menimbulkan rasa sakit penyebabnya adalah kondisi yang disebut tarsal koalisi. Dalam tarsal koalisi, dua atau lebih dari tulang-tulang di kaki bekerja bersama-sama. Hal ini membatasi gerak dan sering mengarah pada kaki yang datar.

Kebanyakan kaki datar tidak menimbulkan rasa sakit atau masalah lain. Kaki datar berhubungan dengan pronasi, di mana tulang-tulang pergelangan kaki ramping ke dalam menuju garis tengah.  Sakit kaki, pergelangan kaki sakit, atau nyeri tungkai bawah (terutama pada anak-anak) mungkin akibat kaki rata dan harus dievaluasi oleh dokter. Sedangkan pada orang dewasa dapat mengalami kondisi ini ketika mereka berusia 60-70 tahun.



  • flat feet adalah kondisi medis yang merujuk pada tidak adanya arcus pada kaki
  • Flat feet atau dikenal juga pes planus terbentuk sejak usia kita masih dini.
  • Golden period latihan pembentuk arcus ini efektif dilakukan dari umur 4-6 tahun.
  • obesitas membuat arcus kaki cenderung datar saat menumpu.
  • Pembengkakan pd kaki akibat diabetes atau riwayat trauma pergelangan kaki menyebabkan hilangnya arcus pada kaki.
  • Saat hamil, keelastisitas tubuh kita meningkat, hal ini yg kemudian memicu terjadinya flat feet.
  • Gerakan menapakkan kaki saat berlari pada seoranng runner mengakibatkan sesaat hilangnya arcus kaki. 
  • Akibat flat feet, Hal ini akan mengakibatkan masalah pada pergelangan kaki,lutut,bahkan sampai tulang belakang. 
  • Sehingga pada pabrikan runner shoes pun membuat bentuk sol yang khusus.
  • Lengkung kaki bagian luarnya (sisi lateral sepatu) dipertinggi jd saat berlari tidak menyebabkan hilangnya arcus  
  • Untuk runner shoes jenis ini tidak anjurkan.
  • Ini dia arch support untuk Treatment flat feet

  • Jari ditekuk mendekati telapak kaki untuk Treatment flat feet

  • Latihan ini disebut toe push up, bentuk latihan untuk mengHindari flat feet


cc: @belumfisio dan Google

Sunday, February 24, 2013

Pemeriksaan Arcus

Apa tipe arkus kaki Anda?  
Cobalah tes sederhana ini!

1) Tuangkan sedikit air ke dalam panci dangkal dan Basahi telapak kaki Anda. 

2) tempelkan telapak kaki ke selembar kertas tebal. 

Sekarang lihat apa jenis arkus Anda punya pada gambar berikutnya.

3) Hasil
 



Normal Arch
If you see about half of your arch, you have the most common foot type and are considered a normal pronator. As a normal pronator, you can wear just about any shoe, but may be best suited to a stability shoe that provides moderate arch support (or medial stability).
Lightweight runners with normal arches may prefer neutral-cushioned shoes without any added support, or even a performance-training shoe that offers some support but less heft, for a faster feel.

Flat Arch

If you see almost your entire footprint, you have a flat foot, which means you're probably an overpronator. That is, your arch collapses inward too much, resulting in excessive foot motion and increasing your risk of injuries.

You need either stability shoes, which employ devices such as dual-density midsoles.


High Arch
If you see just your heel, the ball of your foot, and a thin line on the outside of your foot, you have a high arch, the least common foot type.

This means you're likely an underpronator. Underpronators are best suited to neutral-cushioned shoes because they need a softer midsole to encourage pronation.